Leave Your Message

Produsen Bubuk Kolin Klorida 98%

Spesifikasi: 98%

 

Metode deteksi: HPLC

 

FEMA: 4500 | Kolin klorida (Juga termasuk Kolin)

 

CAS: 67-48-1

 

Rumus molekuler: C5H14ClNO

 

Berat molekul: 139,62

 

Kecepatan pengiriman: 1-3 hari

 

Stok: Tersedia

    Apa itu Kolin Klorida?

    Kolin klorida, juga dikenal sebagai vitamin B4, pertama kali dikembangkan pada tahun 1964 oleh Institut Penelitian Teknologi Pertanian dari Kementerian Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan Jepang. Awalnya, zat ini terutama digunakan dalam pakan ternak, karena meningkatkan produksi telur pada ayam petelur, sehingga disebut sebagai "faktor peningkat telur". Pada tahun 1987, kolin klorida terdaftar sebagai pengatur pertumbuhan tanaman dan mulai digunakan dalam produksi tanaman pangan, khususnya di Jepang, di mana zat ini digunakan sebagai agen perangsang perakaran untuk ubi jalar dan agen pembesar umbi, serta banyak diterapkan pada tanaman buah-buahan. Pada tahun 1990-an, kolin klorida memasuki pasar Tiongkok.
    Kolin klorida adalah garam yang terdiri dari kation kolin (CA+) dan anion klorida (Cl-), bukan kolin sejati (yang merupakan basa organik yang terdiri dari kation kolin dan gugus hidroksil). 1,15 gram kolin klorida setara dengan 1 gram kolin. Saat ini, kolin klorida yang tersedia di pasaran terutama terbagi menjadi tipe pembawa nabati dan tipe pembawa silika. Cina adalah produsen kolin klorida terkemuka di dunia, dengan produksi tahunan sekitar 400.000 ton, yang menyumbang lebih dari 50% kapasitas produksi global.
    Kolin klorida memiliki berbagai macam aplikasi:
    ● Bidang Pertanian: Digunakan sebagai pengatur pertumbuhan tanaman untuk mendorong pertumbuhan akar dan pembesaran umbi pada tanaman.
    ● Industri Pakan Ternak: Digunakan sebagai suplemen kolin, banyak diaplikasikan dalam pakan ternak, terutama untuk meningkatkan produksi telur pada ayam petelur.
    ● Bidang Farmasi: Digunakan untuk menjaga fungsi otak normal dan mengobati demensia; dalam produk perawatan kulit, digunakan sebagai pelembap untuk membantu wanita pramenopause menjaga kelembapan selaput lendir.
    ● Industri Kosmetik: Terutama digunakan dalam produk bilas seperti sabun mandi cair, pembersih wajah, sabun, dan produk untuk mengatasi kerontokan rambut.
    Sifat multifungsi kolin klorida menjadikannya sangat berharga di bidang pertanian, pakan ternak, farmasi, dan kosmetik.

    Kolin Klorida Digunakan pada Tanaman Umbi-umbian

    ● Mekanisme Kerja: Kolin klorida adalah pendorong fotosintesis tanaman. Ketika diaplikasikan pada tanaman umbi-umbian, ia dapat meningkatkan kandungan klorofil di daun dan meningkatkan aktivitas superoksida dismutase, sehingga mendorong fotosintesis. Hal ini menghasilkan produksi nutrisi yang lebih banyak yang ditransfer ke bagian umbi tanaman, menyebabkan umbi tumbuh lebih besar, yang pada akhirnya menghasilkan hasil panen yang lebih tinggi.

    ● Metode Aplikasi: Gunakan 10-20 ml larutan kolin klorida 60% per hektar, diencerkan dalam 30 kg air, dan semprotkan ke daun tanaman. Aplikasikan setiap 10-15 hari, dengan total 2-3 kali aplikasi.

    ● Waktu Pendaftaran:
    Ubi jalar: Lakukan penyemprotan saat umbi baru mulai terbentuk atau memasuki tahap pembesaran.
    Ubi jalar, bawang putih, bawang merah, dan tanaman obat: Oleskan pada tahap awal pembesaran umbi.
    Jahe: Gunakan saat jahe berada pada fase tiga tunas.
    Lobak: Aplikasikan saat lobak memiliki 7-9 daun.
    Kentang: Berikan pupuk tepat saat mulai berbunga.
    Kacang tanah: Aplikasikan pada tahap awal pembungaan dan pembentukan tunas.
    deskripsi produk1
    deskripsi produk04

    Leave Your Message