Bubuk Pullulan 98% CAS 9057-02-7
Apa itu pullulan?
Pullulan adalah polisakarida alami yang larut dalam air, dihasilkan melalui fermentasi Aureobasidium pullulans, yang ditemukan oleh R. Bauer pada tahun 1938. Molekulnya terutama terdiri dari unit maltotriosa yang dihubungkan oleh ikatan α-1,6-glikosidik, dengan berat molekul rata-rata 2×10⁵ Da (sekitar 480 unit maltotriosa). Pullulan memiliki struktur dan sifat yang unik, termasuk kelarutan tinggi, kemampuan membentuk lapisan tipis, sifat penghalang gas, plastisitas, dan viskositas, sementara tidak beracun, tidak berwarna, tidak berasa, dan mudah larut dalam air.
Karena performanya yang sangat baik, pullulan banyak digunakan dalam industri seperti farmasi, makanan, perminyakan, dan kimia. Ia dapat berfungsi sebagai bahan pelapis dan pengental dalam permen, lapisan cokelat, film, bumbu campuran, dan minuman jus buah dan sayur. Ia juga memainkan peran penting dalam pengemasan makanan, pengawetan buah, dan pembentukan kapsul farmasi. Selain itu, pullulan memiliki sifat penghalang oksigen yang baik, dan film yang dibentuknya stabil, ramah lingkungan, dan dapat terurai secara hayati oleh mikroorganisme, sehingga mendapat julukan "plastik bebas polusi".
Sebagai salah satu aditif makanan baru, pullulan telah digunakan di Jepang selama lebih dari 20 tahun dan telah mendapatkan sertifikasi GRAS (Generally Recognized As Safe) dari Amerika Serikat. Bahan bakunya melimpah (seperti glukosa, sukrosa, atau pati), dan diproduksi melalui fermentasi mikroba. Pullulan memiliki prospek aplikasi yang luas dan nilai ekonomi dalam pembuatan farmasi, pengemasan makanan, pertanian, dan pengolahan tembakau.
Karakteristik Pullulan
Tidak beracun dan aman
Pullulan telah menjalani uji toksisitas akut, subakut, kronis, dan mutagenisitas, dan bahkan pada batas LD50 (dosis letal) 15 g/kg, ia tidak menyebabkan toksisitas atau kondisi abnormal pada organisme. Oleh karena itu, sangat aman untuk digunakan dalam industri makanan dan farmasi.
Kelarutan
Pullulan larut dengan cepat dalam air dingin atau hangat, dengan kecepatan pelarutan lebih dari dua kali lebih cepat daripada karboksimetil selulosa atau natrium alginat. Larutannya bersifat netral, non-ionik, tidak membentuk gel, dan tidak mengkristal. Pullulan dapat dicampur dengan polimer larut air lainnya seperti karboksimetil selulosa dan natrium alginat, tetapi tidak larut dalam pelarut organik seperti etanol dan kloroform.
Stabilitas
Pullulan memiliki struktur molekul linier, dengan viskositas rendah dalam larutan berair, dan tidak membentuk koloid. Ia tidak mudah terpengaruh oleh pH atau garam (seperti garam dapur), sehingga viskositasnya tetap stabil. Namun, ketika dicampur dengan unsur-unsur seperti boron atau titanium, viskositasnya meningkat tajam. Pullulan dapat terurai sebagian dan kehilangan viskositas jika pH di bawah 3 atau jika terpapar pemanasan dalam waktu lama.
Sifat cabul
Meskipun memiliki viskositas rendah, pullulan adalah cairan Newtonian dan memiliki pelumasan yang sangat baik, sehingga cocok untuk bumbu campuran seperti saus.
Adhesi dan Gelasi
Pullulan memiliki daya rekat yang kuat dan dapat mengering serta melekat secara stabil pada makanan, terutama makanan kering, setelah disemprotkan. Kemampuan pembentukan gelnya kuat, sehingga cocok sebagai pengikat untuk tablet atau granul.
Pelapisan Film
Pullulan memiliki sifat pelapis yang sangat baik dan dapat dengan mudah melapisi permukaan makanan, logam, dll. Larutan berairnya membentuk lapisan tipis yang tidak berwarna, transparan, dan sangat larut dalam air dengan sifat penghalang gas, mempertahankan aroma, tahan minyak, dan isolasi listrik. Dapat digunakan untuk menambah kilau dan menjaga kesegaran permukaan makanan.
Kemampuan terdegradasi
Pullulan adalah polisakarida yang tidak dapat dicerna, mirip dengan selulosa dan agar, dan tidak terurai oleh enzim pencernaan hewan dalam beberapa jam. Sifat ini membuatnya berguna untuk memproduksi makanan dan minuman rendah kalori.
Meningkatkan Tekstur dan Retensi Kelembapan
Menambahkan sedikit pullulan dapat memperbaiki tekstur, mempertahankan kelembapan, meningkatkan cita rasa dan kualitas, mencegah penuaan, serta meningkatkan hasil produksi produk pangan.
Pencetakan dan Pemintalan
Pullulan dapat dengan mudah dibentuk atau dipintal menjadi produk atau serat yang dapat dimakan dan larut dalam air dengan cara dipanaskan dan diberi tekanan menggunakan air.
Aplikasi Pullulan
Pullulan telah banyak digunakan dalam berbagai industri seperti farmasi, makanan, industri ringan, dan kimia. Sebagai salah satu aditif makanan yang baru diperkenalkan, pullulan dapat digunakan sebagai bahan pelapis dan pengental dalam produk seperti permen, lapisan cokelat, film, bumbu campuran, dan minuman jus buah dan sayur. Larutan pullulan dalam air memiliki rasa yang lembut dan menyegarkan, yang dapat secara signifikan meningkatkan kualitas makanan, menjadikannya penambah kualitas makanan dan pengental yang efektif.
Dalam pengolahan makanan, penambahan sejumlah kecil pullulan dapat secara signifikan meningkatkan kualitas makanan:
● Perkedel ikan: Meningkatkan cita rasa dan memperbaiki kualitas.
● Tahu: Mempertahankan rasa kedelai dan menyederhanakan proses produksi.
● Kecap asin, bumbu, acar, ikan dan udang rebus gula, dll.: Menstabilkan viskositas, meningkatkan kekentalan, dan memberikan tekstur yang lebih halus.
Sifat multifungsi pullulan menjadikannya sangat berharga dalam industri pangan.










