Ekstrak Teh Hijau, Bubuk Polifenol Teh
Apa itu polifenol teh?
Polifenol Teh (TP) adalah kelas senyawa polihidroksi yang ditemukan dalam daun teh. Komponen utamanya meliputi katekin (flavanol), flavonoid, flavonol, antosianin, asam fenolik dan kompleksnya, serta fenol terpolimerisasi. Komponen-komponen ini merupakan sumber utama warna, aroma, dan rasa teh, serta komponen inti yang bertanggung jawab atas manfaat kesehatannya. Polifenol teh sangat larut dalam air, serta dalam etanol, metanol, aseton, dan etil asetat, tetapi tidak larut dalam kloroform.
Antioksidan
Banyaknya gugus hidroksil aktif (-OH) dalam polifenol teh dapat menghentikan reaksi berantai radikal bebas, menghilangkan ion superoksida, dan bertindak mirip dengan superoksida dismutase (SOD) dalam membersihkan anion superoksida dan radikal hidrogen peroksida, mencapai tingkat pembersihan lebih dari 98%. Efek ini lebih ampuh daripada vitamin E dan C. Selain itu, polifenol teh melindungi membran sel dan dinding sel, secara signifikan menghilangkan radikal bebas peroksidasi lipid.
Sifat Fisik dan Kimia
Polifenol teh adalah larutan berair, bubuk, atau kristal berwarna kuning muda hingga cokelat teh, sedikit aromatik, dengan rasa sepat. Senyawa ini sangat larut dalam air, etanol, dan etil asetat, dan sedikit larut dalam minyak. Senyawa ini memiliki ketahanan panas dan asam yang baik, tetap stabil dalam kisaran pH 2 hingga 7. Senyawa ini sedikit higroskopis, dan pH larutan berairnya sekitar 3 hingga 4. Dalam kondisi basa, senyawa ini rentan terhadap oksidasi dan perubahan warna menjadi cokelat. Katekin menyumbang sekitar 60% hingga 80% dari total polifenol teh. Dalam zat polifenol yang diekstrak dari teh hijau dan produk sampingannya, kandungan polifenol teh melebihi 95%, dengan katekin menyumbang 70% hingga 80%, senyawa flavonoid 4% hingga 10%, asam galat 0,3% hingga 0,5%, asam amino 0,2% hingga 0,5%, dan total gula 0,5% hingga 1,0%. Klorofil terutama berbentuk feofitin, dengan kandungan 0,01% hingga 0,05%.
Khasiat dan Penerapannya
Industri Pangan
● Antioksidan: Digunakan dalam pengolahan produk daging, penyimpanan minyak, makanan panggang, produk susu, makanan goreng, dan formulasi minuman untuk menunda oksidasi dan pembusukan makanan.
● Antibakteri dan Pengawet: Menghambat hampir seratus jenis bakteri, bertindak sebagai pengawet makanan yang sangat baik, dan dapat menunda pematangan buah dan sayuran.
● Perlindungan Warna: Sifat pereduksinya yang kuat mencegah pemudaran pigmen alami (seperti karotenoid, klorofil, dll.) akibat oksidasi cahaya.
● Efek Penghilang Bau: Permen karet yang mengandung polifenol teh memiliki efek penghilang bau 10 kali lebih kuat daripada permen karet biasa, efektif menghilangkan bau mulut fisiologis.

Industri Perawatan Pribadi
● Antibakteri dan Antioksidan: Penghambatan kuat terhadap bakteri kulit dan mulut, membantu mencegah dan mengobati penyakit kulit, alergi kulit, gigi berlubang, dan penyakit periodontal.
● Perlindungan Matahari dan Perawatan Kulit: Melindungi kulit dari kerusakan akibat sinar UV dan digunakan dalam kosmetik sebagai antioksidan, agen anti-kerut, tabir surya, pelindung radiasi, dan agen pemutih kulit.
Industri Farmasi
● Kesehatan Kardiovaskular: Menurunkan tekanan darah, memiliki sifat antikoagulan, mengurangi lipid darah, dan membantu mencegah arteriosklerosis dan trombosis.
● Menurunkan Gula Darah dan Antivirus: Menurunkan gula darah, membunuh bakteri, dan melawan virus, mencegah dan mengobati penyakit saluran pencernaan, pernapasan, dan penyakit yang berhubungan dengan flu.
● Anti-Penuaan dan Pengaturan Imunitas: Anti-penuaan, meningkatkan fungsi imunitas, dan digunakan sebagai pengobatan tambahan dan suplemen makanan.









